Table of Content

Strategi Pengaturan Backup Source Jaringan pada Perangkat Cisco: Panduan Praktis




Untuk Mengatur Backup Source Jaringan Di Perangkat Cisco, Anda dapat menggunakan
protokol First Hop Redundancy Protocol (FHRP), seperti Hot Standby Router Protocol (HSRP),
Virtual Router Redundancy Protocol (VRRP), atau Gateway Load Balancing Protocol (GLBP).
Berikut ini adalah contoh pengaturan menggunakan HSRP:

Masuk ke mode konfigurasi perangkat Cisco dengan perintah berikut:


enable
configure terminal


Tentukan interface yang akan Anda atur sebagai backup source dengan perintah berikut (misalnya, GigabitEthernet 1/0/1):


interface gigabitethernet 1/0/1


Aktifkan HSRP pada interface tersebut dengan perintah berikut:


standby <group-number> ip <backup-ip>

Gantilah `` dengan nomor grup HSRP yang ingin Anda gunakan, dan `` dengan alamat IP backup yang akan digunakan jika source jaringan utama tidak tersedia.

Konfigurasikan alamat IP virtual HSRP dengan perintah berikut:


standby <group-number> priority <priority-value>
standby <group-number> preempt

Gantilah `<priority-value>` dengan nilai prioritas yang lebih rendah dari router utama (yang biasanya menggunakan nilai 100). Jika nilai prioritas backup lebih tinggi daripada router utama, backup tidak akan aktif.

Simpan konfigurasi dengan perintah berikut:


end
write


Dalam konfigurasi ini, perangkat Cisco akan mengonfigurasi HSRP dengan mengaktifkan alamat
IP backup sebagai router virtual jika router utama tidak tersedia. Pastikan untuk
menyesuaikan nilai ``<group-number>`, `<backup-ip>`, dan `<priority-value>` sesuai dengan kebutuhan jaringan Anda.



إرسال تعليق